Sebuah Pengalaman Pribadi: “Menulis”….Sebuah Evolusi Diri

Berhitung tentang nasib, rezeki, ataupun karir…tidak ada satupun rumus yang secara pasti bisa menjelaskan hal ini.  Perhitungan para ahlipun juga tidak bisa dijadikan acuan. Karena ada campur tangan yang maha dahsyat tak kasat mata…doa dan hak prerogatif Tuhan.

Hal yang aku alami…dimana aku yang dilahirkan dari ilmu audit. Otak selalu dijelali dengan angka, rumus, deret ukur, ataupun hitung linier, kunikmati karena memang ku suka.

Pekerjaanku pun sekitar pengetahuan awalku, mengawasi, memeriksa, dan membuat laporan. Sebuah laporan yang ditulis harus disertai berbagai macam data dalam rangkaian kertas kerja. Bentuk tulisanpun telah ada template baku yang harus diikuti, yang memudahkan para auditor dalam bekerja.

Tulisan yang menceritakan suatu kondisi nyata, haruslah dibandingkan dengan kriteria ataupun norma-norma yang berlaku. Saat terjadi perbedaan dari pembandingan, maka haruslah diuraikan apa saja penyebabnya. Sehingga kondisi tersebut mengakibatkan hal-hal yang bisa merugikan negara, ataupun akibat lainnya. Di akhir tulisan, sebuah rekomendasi merupakan penyelesaian yang nyata, harus bisa ditindaklanjuti.

Kini tulisan itu telah berevolusi, tidak lagi harus memperhatikan template baku, kaku dan saklek. Tulisan itu, kini lebih memperhatikan unsur 5W 1H untuk sebuah berita. Bahkan unsur 5W 1H bisa diabaikan saat tulisan bergulir ke sebuah feature, tentu saja dengan menambah unsur narasumber. Bahkan semua itu bisa dihilangkan, saat tulisan mengalir ke sebuah opini. Disinilah sebuah berita menjadi panjang dalam alunan perdebatan, yang kadang berbelok arah dari inti sebuah berita.

Sebuah evolusi diri harus dijalani, karena itu adalah kodrat Illahi yang telah menetapkan hak prorogratif-Nya. Pergeseran karya yang bisa kunikmati, setelah bersama-sama dengan teman-teman media “Antara” kureguk apa itu yang namanya jurnalis…yang lain dengan jurnal dalam akuntansi.

Kenikmatan saat berevolusi ini serasa tambah asyik, saat terakhir diumumkan aku menjadi peserta terbaik di angkatan yang sama. Syukur kepada Allah, terimakasih kepada institusi, maturnuwun kepada teman-teman “Antara”…semoga evolusi ini bukan sebuah musibah…namun sebaliknya adalah sebuah berkah. Semoga…

by: tan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s